Isnin, 25 Februari 2008

PUISIKU UNTUKMU SAHABAT

Pada Sebuah Pertemuan

Pada sebuah pertemuan
suatu senja hening indah
melambai hati menyapa mesra
menyulam bicara jiwa
mencengkam rasa di dada.

Pada sebuah pertemuan
saat mata bertentangan
terpancar aura jiwa
kelu lidah tanpa kata
tersekat seribu bahasa
terusir gundah gulana.

Pada sebuah pertemuan
melakar mesra sejiwa
mengadun warna-warna indah
memahat wangi kenangan
menjadi untaian pelangi
tercipta lukisan hati
lambang kasih abadi.


Sahabatmu
24 Februari 2008

2 ulasan:

mya berkata...

Membekas...! Teruskan berkarya.

Ainul Husna berkata...

Terima kasih untuk sebuah penambahan...bertambah seri puisi adunan dua jiwa...